Ditanya Piala Dunia 2022, Blatter Tertegun

Ditanya Piala Dunia 2022, Blatter Tertegun

Ditanya Piala Dunia 2022, Blatter Tertegun

Ditanya Piala Dunia 2022, Blatter Tertegun – Piala Dunia 2022 masih terlalu jauh. Kendati demikian sejumlah pemberitaan simpang-siur mengenai masa pergelaran itu masih menjadi tanda tanya besar, sehingga para awak media justru mempertanyakan hal itu kepada Sepp Blatter yang menghadiri acara pamungkas FIFA Ballon d’Or pada awal pekan ini. Sejumlah media justru menanyakan kepada Sepp Blatter terhadap masa persiapan Qatar yang menjadi pihak penyelenggara, meski pada kenyataannya perhelatan Piala Dunia 2014 sama sekali belum dimulai. Hal ini tentu saja sedikit membingungkan Blatter untuk menjawabnya. Berkat komentar yang sedikit membingungkan dari sekjen FIFA Jerome Valcke, membuat pihak media mempertanyakan hal tersebut langsung kepada Sepp Blatter, dan saga mengenai Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pun menjadi tanda tanya besar.

Ditanya Piala Dunia 2022, Blatter Tertegun – Dan juga waktu perhelatan yang mengundang pertanyaan besar apakah digelar pada musim panas atau musim dingin juga menjadi tidak menentu. Valcke mengklaim bahwa FIFA telah bekerja keras untuk memindahkan waktu penyelenggaraan di bulan Juni-Juli, untuk menghindari cuaca menyengat di Timur Tengah pada musim panas, membuat Michel Platini berang. Namun Blatter justru meredakan segala situasi tersebut, sementara ia mengaku cukup terkejut dengan penuturan media yang sangat tertarik untuk membahas kisah Piala Dunia 2022 di Qatar. “Ini sangat menarik bahwa pihak media sampai menjelajahi ke Qatar, meski waktu penyelenggaraan masih delapan tahun lagi dari saat ini dan persiapan Piala Dunia 2014 saja belum dimulai, karena itu hal utama adalah membahas Piala Dunia (di Brasil) pada 2014,” ungkap Blatter.

Ditanya Piala Dunia 2022, Blatter Tertegun – Sementara itu Platini mengaku sangat geram dengan pembicaraan terbuka dari seorang Jerome Valcke dalam membahas Piala Dunia Qatar 2022, mengingat pihak komite eksekutif telah mencapai kesepakatan pada Oktober untuk meninggalkan keputusan tersebut dan baru menetapkannya selepas perhelatan Piala Dunia di Brasil. Kendati demikian Blatter sepertinya sama sekali tidak peduli, dengan menambahkan bahwa Valcke tidak mengeluarkan komentar lebih lanjut. “Pada bulan ini, tepatnya dua tahun lalu bahwa (Michel) Platini sebelumnya memberikan masukan mengenai pertandingan untuk digelar pada musim dingin,” tegas pria berusia 77 tahun. “Satu tahun setengah lalu, saya mengatakan seharusnya kami menganalisa lebih lanjut situasi yang ada, dan jika dimungkinkan, maka digelar dan dimainkan pada musim dingin. “Kini setelah kami menganalisis situasi yang ada, apa yang ia (Valcke) katakan bukanlah sesuatu hal yang baru.

Ditanya Piala Dunia 2022, Blatter Tertegun – “Mungkin beberapa orang berinterpretasi dengan cara berbeda, namun kami akan mengadakan konsultasi terlebih dulu dan mereka akan menyelesaikan kalender 2014 dan kemudian pada 2015 kami akan menetapkan, jika iya atau tidak, maka kami akan bermain di musim panas atau musim dingin.” Setelah mengklaim pada tahun lalu kalau dirinya ingin melihat Lionel Messi memenangkan Ballon d’Or lagi disamping Cristiano Ronaldo, Blatter memberikan konfirmasi bahwa hubungannya dengan penyerang asal Portugal itu sudah tidak ada masalah lagi dalam penyerahan gelar di awal pekan ini. Ronaldo mengaku sempat tidak terkesan dengan penuturan dari Sepp Blatter, dan menganggap presiden FIFA itu tidak menghormati dirinya, namun setelah menerima penghargaan itu, bintang Madrid mengaku permasalahan sudah usai.