Hanya Ada 500 Orang Melakukan Standing Ovation

Hanya Ada 500 Orang Melakukan Standing Ovation

Hanya Ada 500 Orang Melakukan Standing Ovation

Zlatan Ibrahimovic sangat senang dengan start bagus klubnya Paris Saint Germain pada tahun 2014. Ibra mampu mencetak hat trick untuk membantu Paris Saint Germain menang di ajang Coupe de France atas Brest. Skor akhir pada pertandingan itu sendiri adalah Paris Saint Germain 5-2 Brest. Penyerang asal Swedia tersebut bangga dengan tiga golnya tersebut. Ibra menyebut bahwa hal ini menunjukkan bahwa dia siap berkontribusi penuh sepanjang tahun 2014 ini untuk PSG. Namun, penyerang yang gagal membawa tim nasional Swedia ke Piala Dunia 2014 itu tidak terkesan atas standing ovation yang dilakukan ketika dia harus ditarik keluar lapangan.

Bintang asal Swedia tersebut mencetak seluruh tiga golnya pada babak pertama. Tiga golnya tersebut kemudian dilengkapi oleh Thiago Motta dan Ezequiel Lavezzi yang keduanya masing-masing mencetak sebiji gol atas lawan mereka yang berasal dari divisi Ligue 2. Namun Brest bukannya tanpa perlawanan karena Brest mampu mencetak gol melalui Benoit Lesoimier dan Jonathan Ayite. Sementara itu, pelatih Laurent Blanc sangat senang dengan profesionalitas para pemainnya yang baru kembali dari liburan. Dia gembira karena walaupun ini hanya piala kelas kedua tapi para pemainnya menunjukkan konsentrasi penuh dan totalitas dalam pertandingan. Sebuah hal yang memang seharusnya dimiliki oleh seluruh pemain sepak bola di dunia.

Kembali ke Ibrahimovic, Ibrahimovic kemudian harus ditarik keluar lapangan agar bisa diistirahatkan. Laurent Blanc memang ingin menyimpan tenaga Ibra berhubung PSG akan memulai kampanye Liga Champions Eropa mereka sebentar lagi. Berlaga di tiga ajang dengan pemain yang sama selalu secara terus-menerus bukanlah sebuah keputusan bijak. Maka, oleh sebab alasan itulah kemudian Blanc menarik keluar Ibra. Pada saat berjalan keluar lapangan, Ibrahimovic mendapatkan penghormatan standing ovation dari para penonton yang hadir ke stadion. Namun, Ibrahimovic tidak melihat hal itu sebagai sesuatu yang membanggakan dirinya. Ibra lebih bangga dengan kontribusinya di lapangan dan fakta bahwa dia telah menceploskan tiga gol ke gawang lawan.

Ketika dia ditanya mengenai pendapatnya tentang standing ovation yang dilakukan oleh para penonton, Ibra menjawab, “Penghormatan penonton itu wajar saja. Mereka melakukan standing ovation? Aku tidak terlalu kaget. Hal itu mudah saja bagiku untuk melakukannya. Apalagi kemudian hanya 500 fans yang berada di tribun. Jadi sangat mudah mengkoordinasikan segelintir penonton tersebut untuk melakukan tepuk tangan sambil berdiri. Tapi, saya sangat senang bisa memulai tahun 2014 ini dengan tiga gol. Ini sangat membanggakan saya dan membuat saya bisa mengatakan bahwa saya siap berkontribusi dan bekerja keras demi kejayaan serta kemenangan Paris Saint Germain. Untuk hal tersebut pantaslah kalian bersulang untuk saya. Mari bersulang!”