Manchester United Dibayangi Trauma Ketika Bermain di Kandang

Manchester United Dibayangi Trauma Ketika Bermain di Kandang

Manchester United Dibayangi Trauma Ketika Bermain di Kandang

Klub yang berasal dari kota Manchester dan merupakan juara bertahan Premier League yakni Manchester United akan kembali bertanding pada pertandingan yang akan digelar di Old Trafford, pada pekan ke 17 Premier League. Namun, kubu tim tuan rumah merasakan ada sebuah rasa trauma ketika mereka bermain di kandang melawan klub yang notabene nyabisa menang di Liga Inggris. Jelang pertandingan tersebutyang merupakan laga lanjutan di Premier League melawan West Ham United di Old Trafford, Sabtu (21/12/2013) malam nanti, tim United dibayangi oleh rasa trauma yang mereka rasakan setelah menelan kekalahan pada dua pertandingan terakhirnya di kandang di ajang Premier League yakni dari klub yang berasal dari Marseyside Everton dan ‘The Magpies’ atau Newcastle United yang merupakan tm papan tengah.

Kapten tim MU saat ini yang juga menjabat kapten untuk timnas Prancis, Patrice Evra menjadi salah satu pemain yang merasa cukup cemas dengan kondisi seperti ini, yang bisa dialami oleh klub besar Premier League seperti United. Dia mengatakan bahwa saat ini, ada perasaan takut dalam diri rekan-rekan satu timnya ketika bermain di markas kami sendiri untuk bisa bangkit dan melupakan kejadian yang sebenarnya tidak diinginkan itu di pertandingan kandang. Namun, kecemasan yang dirasakan oleh pemain senior ini langsung dibantah oleh sang pelatih yang baru saja bergabung dengan MU di musimini. Hasil pertandingan di dua laga terakhir di kandang memang belum menunjukkan hasil posistif seperti yang kita inginkan di setiap pertandingannya. Karena hal tersebut, kata-kata negatif untuk menjatuhkan mental pemain seperti gelisah, rentan dan cemas mulai mempengaruhi ke dalam pikiran tiap-tiap pemain seolah mereka tidak mempunyai motivasi bertanding.

“Tapi apa yang saya rasakan saat ini, tidak pernah melintas kata-kata negatif itu seperti gelisah dan cemas akan pertandingan yang akan dihadapi apalagi ini merupakan laga kandang yang seharusnya kami mampu meraih tiga poin. Para fans telah setia untuk mendukung tim. Mereka tahu kami hanya perlu bermain dengan performa yang lebih baik dan berhasil mencetak lebih banyak gol ke gawang lawan.” Sudah lebih dari tiga dekade terakhir, United sama sekali tidak pernah mengalami tiga kekalahan beruntun pada pertandingan yang digelar di kandangnya. Terakhir, torehan buruk yang dialami MU itu terjadi pada musim 1979. Meraih kemenangan atas klub papan bawah West Ham menjadi harga mati bagi United apabila masih ingin terus menjaga peluang untuk bisa bersaing dalam upaya memperebutkan gelar juara. Soalnya fakta menunjukkan, saat ini sang juara bertahan masih berada di urutan yang tak biasanya dialami United yakni berada di posisi ke delapan klasemen sementara dengan memperoleh 25 poin, atau hanya  terpaut 10 poin dari Arsenal yang merupakan sang pemuncak klasemensmentara di puncak klasemen.