Prandelli Bermimpi Memenangi Piala Dunia

Prandelli Bermimpi Memenangi Piala Dunia

Prandelli Bermimpi Memenangi Piala Dunia

Sepanjang tahun 2013 telah berjalan, dan sekarang harapan sudah dikemukakan untuk tahun 2014. “Saya suka bermimpi besar dan saya juga ingin pemain melakukan hal yang serupa : Saya bermimpi tentang datang ke Piala Dunia dan memenangi semua pertandingan disana. Tentu saja untuk membuat mimpi menjadi nyata kami harus menunjukkan performa yang menakjubkan diatas lapangan, tapi mimpi tersebut dapat terjadi. Bahkan di Brazil .. itulah harapan Prandelli dan semua orang Italia. Titik Terendah – Pelatih kepala timnas Italia saat berbicara dengan para jurnalis di markas besar FIGC. Atmosfer yang nyaman saat itu tak dapat menghapus kenyataan bahwa ada isu mengkhawatirkan yang menanti sepak bola Italia.

Juventus dan Napoli gagal melangkah ke babak selanjutnya di Liga Champions. “Angka dan statistic menunjukkan kita mencapai titik terendah dalam sejarah sepakbola Italia. Saya melihat hal ini dengan sedih,” akui Prandelli. “Saya sangat berharap ketiga tim yang tampil di Liga Champions melaju ke babak selanjutnya, tampil bagus di Liga Champions bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain di Piala Dunia. Juventus harusnya tak tersingkir dengan cara yang begitu buruk dan Napoli gugur dengan jalan yang luar biasa. Memalukan sekali karena keduanya tidak beruntung. Namun kami harus melihat kualitas pertandingan yang ditampilkan sepakbola Italia, kami tak lagi yang terbaik dan harus mengakui hal itu.”

Apakah kegagalan klub-klub Italia di Liga Champions akan membebani pencapaian punggawa Azzuri? “Tentu saja kami harus menjadi penyelamat muka Italia, seperti biasanya, ujar Prandelli. Namun bertambahnya jumlah pemain asing di Serie A semakin membuat tugas pelatih lebih sulit. Saya tak suka dengan jumlah pemain asing yang terlalu banyak di Serie A, kami harus melakukan sesuatu agar tak menjadi seperti Inggris. Memang kami harus memperhatikan etika Internasional dalam membatasi jumlah pemain asing, dan menurut saya jumlah pembatasan enam atau tujuh pemain asing di Serie A sudah cukup, itu sudah pernah dilakukan sebelumnya.”

AC Milan yang masih melaju – AC Milan adalah satu-satunya klub Italia di Liga Champions yang mampu melaju ke babak 16 besar. “Kerja yang bagus bisa mereka tampilkan di Eropa, pertandingan melawan Ajax tengah pekan lalu dapat menjadi titik balik dalam perjalanan mereka musim ini. balotelli bermain sangat bagus. Saat timnya sedang mengalami kesulitan dan kekurangan orang karena kartu merah, Balotelli bisa mengangkat moral timnya menjadi lebih baik, dan dia harus melakukan tindakan seperti itu setiap saat. Lolosnya Milan ke babak 16 besar Liga Champions pekan lalu meninggalkan konflik yang terjadi dengan fans Ajax. Kejadian itu menurut Prandelli harus dikhawatirkan oleh semua orang di Italia. Kita harus mengembangkan kembali sepakbola Italia dan memodernisasi peralatan di stadion dan sikap supporter pula.”