Prandelli Merasa Sedih Dengan Nasib Tim Italia

Prandelli Merasa Sedih Dengan Nasib Tim Italia

Prandelli Merasa Sedih Dengan Nasib Tim Italia

Italia hanya bisa meloloskan satu tim ke babak 16 besar Liga Champions yakni dengan meyisakan AC Milan di ajang  tersebut. Cesare Prandelli yang kini menjabat sebagai pelatih kepala timnas Italia, merasa sedih dengan apa yang saat ini dialami oleh tim-tim yang berasal dari negara pembuat Pizza tersebut. Juventus berhasil disingkirkan oleh klub asal Turki Galatasaray pada laga terakhir di Liga Champions. Dalam pertandingan yang berlangsung di Turk Telekom Arena yang sempat tertunda karena cuaca salju yang menutupi seluruh lapangan itu, Bianconeri kalah dengan skor 1-0 dan terlempar dari persaingan di Liga Champions sehingga harus melanjutkan perjuangannya di ajang Liga Europa. Nasib yang sama juga dialami oleh klub yan bermarkas di San Paolo yaitu Napoli. Meski mampu memetik kemenangan atas Arsenal pada laga terakhirnya di babak fase grup, tim asuhan Rafa Benitez itu tetap gagal lolos ke babak perdelapan final.

Walaupun memiliki poin yang sama dengan para pesaingnya yakni Borussia Dortmund dan Arsenal, Napoli tetap kalah dalam urusan selisih gol. Sementara AC Milan menjadi tim satu-satunya asal Italia yang berhasil lolos ke babak 16 besar. Rossoneri memastikan lolos dengan menjadi Runner Up Grup H setelah pada pertandingan terakhirnya hanya bermain imbang dengan Ajax Amsterdam. Fakta yang terjadi di atas lapangan itu, tak luput dari mantan pelatih Fiorentina yang kini melatih timnas Italia Cesare Prandelli. Prandelli pun merasa sedih dengan yang dialami klub-klub yang berasal dari Italia di ajang Liga Champions musim ini. “Saya sedih dengan apa yang kini dialami oleh klub-klub Italia di Liga Champions. Ketiga tim itu bisa saja lolos ke babak selanjutnya seandainya mereka mempunyai keberuntungan, tapi hanya AC Milan memastikan lolos ke babak 16 besar setelah melewati pertandingan terakhir di babak fase grup dengan permainan yang sulit,” ujar sang pelatih timnas itu kepada Tuttosport.

“Napoli sangat tidak beruntung dan tersingkir dengan cara yang tidak wajar, namun itu sungguh sensasional mengingat tim-tim yang berada di grup itu mempunyai kualitas di atas mereka. Sementara, Juventus dirugikan ketika bermain di Istanbul karena harus menunda pertandingan karena cuaca buruk.” “Laga itu seharusnya tidak diteruskan dan hal ini bisa saja ditunda untuk sementara, karena masih ada waktu untuk memulai kembali pertandingan tersebut,” lanjutnya. Dengan melihat situasi seperti ini, Prandelli meminta kepada federasi sepekbola Italia untuk melakukan pembenahan di kompetisi domestik. Sepakbola Italia seharusnya bisa berkembang sebagai semestinya, tim-tim Italia harus segeraa mengubah sikap dan budayanya terutama dalam hal sepakbola. Kami harus berkembang saat ini tanpa harus memikirkan jalan pintas yang akan kami pilih,” kata Prandelli menambahkan.