Tag Archives: juventus

Piala Dunia Masih Panjang Llorente Pilih Fokus Bersama Juve

Piala Dunia Masih Panjang Llorente Pilih Fokus Bersama Juve

Piala Dunia Masih Panjang Llorente Pilih Fokus Bersama Juve

Pentas Piala Dunia edisi 2014 sebentar lagi akan digelar di Brasil, negara dengan koleksi gelar Piala Dunia terbanyak. Banyak pemain yang sudah berbicara tentang kiprah mereka untuk perhelatan akbar ini. Tapi Fernando Llorente memilih untuk belum mau memikirkan tentang kans dirinya bermain atau tidak di Piala Dunia 2014 nanti. Pemain Juventus ini lebih memilih untuk tetap fokus bermain sebaik  mungkin bersama timnya musim ini, Juventus. Saat ini penampilan Llorente bersama Si Nyonya Tua sedang menanjak. Ditransfer dari Athletic Bilbao di awal musim, Llorente sejauh ini sudah memberikan kontribusi lima gol untuk klub asal kota Turin itu. Continue reading

Berita Bola Online Pirlo Kunci Kesuksesan Juve

Pirlo Kunci Kesuksesan Juve

Pirlo Kunci Kesuksesan Juve

Berita Bola Online – Tim Nyonya Tua Juventus akhirnya meraih tiga poin saat menjamu salah satu pesaing dalam perebutan Scudetto yaitu AC Milan. Tim yang dimotori oleh Andrea Pirlo itu sukses meraih kemenangan 3-2 pada lanjutan Liga Serie-A minggu malam. Gol cepat Sulley Muntari sempat mengejutkan La Vecchia Signora, ketika pertandingan masih berjalan 19 detik. Namun akhirnya mereka meraih kemenangan di akhir laga dalam pertandingan di kota Turin itu. Pelatih Antonio Conte menanggapi hal itu dengan mengingatkan para pemainnya untuk tetap meningkatkan kualitas permainan dan terlena dengan hasil tim yang dinilai bagus sejauh ini. ” Juve harus tetap berkembang, meskipun kami telah bermain bagus sejauh ini.” Continue reading

Jadwal World Cup Del Piero Ikon Juventus Yang Terlupakan

Del Piero Sang Ikon Juventus Yang Terlupakan

Del Piero Sang Ikon Juventus Yang Terlupakan

Jadwal World Cup – Fransesco Totti dan Alesandro Del Piero adalah dua nama pemain asal Italia yang sudah menjadi salah satu legenda persepak bolaan Italia berkat prestasi bersama klub maupun bersama tim nasional Italia dimana mereka berdua pernah mempersembahkan trofi juara dunia yang ke empat bagi tim nasional Italia pada tahun 2006 lalu. Selain karena prestasi yang berhasil ditorehkan oleh keduanya mereka berdua juga terkenal akan kesetiaan dengan klub yang telah lama menjadi tempat mereka bermain bahkan mereka berdua bisa dikatakan sebagai maskot dan juga ikon bagi kedua tim yang mereka bela yakni Del Piero bersama Si Nyonya Tua Juventus dan Fransesco Totti bersama Giallorossi AS Roma.

Namun Totti dan Del Piero memiliki nasib yang berbeda bersama kedua klub tersebut, dimana Fransesco Totti hingga saat ini masih merupakan pemain AS Roma dan bahkan Totti pun dikabarkan akan segera memperpanjang lagi kontrak nya hingga tiga musim kedepan dan bahkan manajemen AS Roma pun pernah berkata bahwa akan memberikan satu tempat sebagai staff AS Roma jika suatu saat nanti sang pangeran Roma ini pensiun. Berbanding terbalik dengan yang di alami oleh rekan nya Alesandro Del Piero yang sejak beberapa musim yang lalu telah meninggalkan klub yang telah ia bela selama bertahun – tahun yakni Juventus.

Del Piero yang masih tetap setia kala Juventus mendapatkan hukuman terdegradasi ke Serie B pada tahun 2006 yang lalu memang membuat banyak pemain – pemain bintang Juventus seperti Lilian Thuram, Zlatan Ibrahimovic dan Gianluca Zambrotta lebih memilih untuk meninggalkan tim berjuluk The Old Laddy ini karena mereka tak ingin bermain di kompetisi kasta kedua seperti Serie B. namun dikala rekan – rekan nya memilih untuk meninggalkan Juventus namun Del Piero lebih memilih setia bersama Juventus dan kembali membawa Juventus ke Serie A pada musim pertamanya berlaga di Serie B. namun kala usianya sudah mulai menua nama Del Piero pun kia terpinggirkan dari skuad Juventus yang mulai kedatangan kembali pemain – pemain bintang kelas dunia.

Kontrak Del Piero bersama Juventus pun tak diperpanjang lagi karena usia nya yang sudah kian tua dan dianggap sudah tidak terlalu dibutuhkan lagi di Juventus. Del Piero pun akhirnya memutuskan untuk meninggalkan klub yang telah ia bela sejak pertengahan tahun 90an ini dan bergabung dengan klub asal Australia Sydney FC. Rekan nya di tim nasional yang juga merupakan teman baik dari Del Piero yakni Fransesco Totti menyayangkan Juventus yang sama sekali tidak menghargai jasa dari rekannya itu karena menurut Totti seorang legenda besar seperti Del Piero tidak sepantasnya diperlakukan seperti itu oleh Juventus. Jadwal World Cup

Agen Bola Juventus Gagal Ikuti Madrid Raih Kemenangan

Juventus Gagal Ikuti Madrid Raih Kemenangan

Juventus Gagal Ikuti Madrid Raih Kemenangan

Agen Bola – Juventus gagal meriah tiga angka pada laga perdana mereka di ajang Liga Champions. Walau menjadi tim unggulan di grup B, Juventus fajtanya kesulitan meraih tiga poin, bahkan nyaris menderita kekalahan setelah terlebih dulu tertinggal oleh tuan rumah. Juventus langsung tampil menyerang lini pertahanan tuan rumah. Carlos Tevez menerima umpan dari Andrea Pirlo, dengan sedikit kontrol, bola langsung ditembakkan ke arah gawang Copenhagen tapi bola masih menyamping dari gawang yang dijaga oleh Winland. Tuan rumah yang menerima pertahanannya diserang lebih dahulu tidak gentar dan balik melakukan serangan balasan. Laga memasuki menit ke-14, Nicolai Jorgensen sukses menjebol gawang Juventus yang dikawal oleh Gianluigi Buffon dan membuat publik tuan rumah bersorak kegirangan.

Gol ini diawali oleh tendangan bebas yang dilakukan oleh Bengston. Bola yang mengarah ke depan gawang juventus diteruskan Jorgensen dengan sebuah sontekan dan mencetak gol yang membuat tuan rumah unggul 1-0 atas Juventus. Di menit ke-20, penjaga gawang Copenhagen melakukan sebuah penyelamatan gemilang atas aksi Giorgio Chiellini yang menanduk bola dari jarak dekat. Bola liar sempat dikuasai oleh Pogba tapi sepakannya menyambut bola liar tadi masih tinggi di atas gawang Copenhagen. Peluso mengirim sebuah umpan kepada Pogba di menit ke 36 tapi usaha pemain muda tim nasional Prancis ini untuk mencetak gol belum membuahkan hasil. Sampai peluit akhir pertandingan di laga pertama ditiup, tuan rumah tetap unggul atas Juventus.

Di babak kedua, Juventus langsung menyerang. Tevez kembali meraih pelung pada menit ke-53 setelah menerima kiriman bola dari Pirlo. Sudah dalam posisi satu lawan satu dengan penjaga gawang Wiland, mantan pemian Manchester City dan Manchester united uni gagal mengirim bola ke dalam gawang Copenhagen. Juventus akhirnya bisa menyelamtkan muka mereka dari raihan kekalahan setelah Fabio Quagriella berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Peluso mengirim bola datar ke depan gawang tuan rumah dan Quagriella yang dalam posisi tepat menyontek bola masuk dan merobek gawang Wiland. Skor kembali berubah menjadi sama kuat. Quagriella kembali mendapat peluang emas dan bisa saja membuatnya mencetak gol kedua di laga ini tapi tandukannya setelah menerima umpan lambung dari Lichsteiner hanya menerpa mistar gawang Copenhagen.

Wiland kembali tampil menyelamatkan gawangnya setelah Arturo Vidal meneruskan umpan dari Quagriella dengan sepakan keras. Lima menit lagi laga akan berakhir, Juventus terus mencecar pertahanan Copenhagen tapi belum juga sukses mencetak gol. Di masa injury time atau menit ke 92, Tevez mendapat bola dari Mauricio Isla dan mengirim bola ke gawang Wiland, tapi hanya melebar. Laga akhirnya harus diakhiri dengan skor sama kuat, 1-1. Hasil ini membuat Juventus dan Copenhagen meraih satu angka dan menduduki peringkat 2. Puncak klasemen dikuasai oleh Real Madrid dengan nilai tiga setelah di laga perdana menghancurkan tuan rumah Galatasaray 6-1. Agen Bola

Jadwal World Cup Pelatih Italia Unggulakan Juve Scudetto

Pelatih Timnas Italia Unggulakan Juve Scudetto

Pelatih Timnas Italia Unggulakan Juve Scudetto

Jadwal World Cup – Pelatih tim nasional Italia yang juga mantan pelatih klub Serie A Liga Italia berjuluk La Viola atau Fiorentina tersebut memiliki prediksi tersendiri tentang siapa yang akan menjadi klub peraih Scudetto pada musim ini. Menurut mantan pelatih Fiorentina tersebut diri nya menjagokan juara bertahan musim lalu yakni Juventus untuk kembali meraih gelar juara Serie A tersebut.

Walaupun tim – tim pesaing Juventus di Serie A bebenah dengan serius guna bisa menghentikan dominasi Juventus di Serie A dalam dua musim terakhir ini namun menurut Prandelli Juventus tetaplah tim yang akan bisa meraih kembali gelar juara Serie A tersebut karena mereka lebih memiliki kekompakan karena telah bermain dalam beberapa musim. Pada Serie A musim kompetisi 2013 – 2014 ini Juventus akan mencoba mempertahankan gelar juara nya dari kejaran klub – klub lain semisal sang runner up musim lalu SSC Napoli yang pada bursa transfer kali ini melakukan beberapa pembelian pemain – pemain bintang untuk bisa menyaingi Juventus dalam meraih Scudetto pada musim ini. Di mulai dari perekrutan mantan pelatih Inter Milan dan Chelsea yakni Rafael Benitez, Napoli pun tak menyia – nyiakan uang hasil penjualan top skor Serie A musim lalu Edinson Cavani yang menyentuh angka Rp. 700 miliar lebih tersebut untuk mendatangkan pemain – pemain berkelas ke San Paolo markas mereka.

Pepe Reina, Callejon, Raul Albiol, Gonzalo Higuain, dan sederet pemain – pemain baru lainnya di datangkan I Partinope untuk memperkuat tim nya untuk kompetisi Serie A musim ini dan juga untuk ajang Liga Champions Eropa. Namun Juventus yang sejak ditangani oleh pelatih mereka saat ini yakni Antonio Conte, Si Nyonya Tua ini berhasil menjelma dari klub yang baru saja promosi dari Serie B ke Serie A menjadi klub yang sangat disegani di seantero Italia. Catatan yang sangat impresif pun berhasil di dapatkan oleh Juventus semenjak dilatih oleh Antonio Conte, tercatat dalam 76 pertandingan terakhir Juventus di Serie A semenjak kedatangan Conte Juve baru kalah 5 kali.

Tentu saja itu merupakan hasil yang sangat luar biasa bagi Juventus semenjak mereka kembali ke Serie A setelah sempat berkutat di Serie B selama satu musim karena kasus skandal pengaturan skor yang melibatkan mereka pada 2006 silam. Di awal musim ini pun Juventus telah membuktikan pada para pesaing nya bahwa mereka masih sama menakutkan nya seperti dua musim terakhir ini. Juventus membuktikannya kala mereka berhasil membawa pulang Piala Super Italia setelah menggilas Elang Ibukota, Lazio dengan skot telak 4 gol tanpa balas. Kondisi tersebut lah yang membuat Prandelli berani yakin bahwa Juventus akan kembali mampu mempertahankan gelar nya dan meraih gelar Serie A tiga musim berturut – turut. Jadwal World Cup