Tag Archives: kutukan dalam sepak bola

Jadwal World Cup Kutukan Itu Ternyata Ada!

Kutukan Itu Ternyata Ada!

Kutukan Itu Ternyata Ada!

Jadwal World Cup – Inikah kutukan? Simak dulu faktanya. Selama 16 tahun, sejak 1990 hingga 2006, sudah lima kali Inggris harus tersingkir hanya karena kalah adu penalti : tiga kali di piala dunia dan dua kali di piala Eropa. Mungkin dengan kenyataan itu bisa jadi setiap lawan Inggris akan berpikir untuk mendorong ke arah adu penalti bila ingin menang.

Mungkin pula Portugal telah memakai pemikiran ini di Piala Dunia Jerman 2006. Kepedihan Inggris tersingkir lewat adu penalti di Piala Dunia 2006, mau tak mau, memang diakui bahwa kutukan itu cenderung benar. Inggris dari masa ke masa slealu di favoritkan, tapi selalu tak pernah mencapai puncak karena adu penalti. Kenyataan yang bagi masyarakatnya pun telah terasa menggelisahka. Pelatih Inggris kala itu Sven Goran Erickson pernah berkata bahwa sesungguhnya level Inggris setara dengan Brasil, Argentina, Italia, Jerman, Prancis atau Belanda. “Ditambah sedikit keberuntungan, tidak ada pemain yang cedera dan terhindar dari adu penalti maka Inggris akan berada di atas semuanya” ujar Erickson.

Siapa pun aka setuju juka menelusuri individu yang ada di tubuh Inggris sekarang. Dengan pemain – pemain bermutu seperti Theo Walcoot, Frank Lampard, Steven Gerrard, Wayne Rooney, tempat Inggris yang pantas minimal adalah finalis. Nyatanya, meski kisah cedera yang menerjang Rooney telah tereliminir, namun adu penalti tetap tak terhindarkan. Akhirnya Inggris terjerumus pada pengulangan kisah dramatus yang berbuah tangisan. Kutukan adu penalti Inggris dimulai pada Piala Dunia tahun 1990. Inggris telah berada di semifinal dengan Jerman sebagai lawan. Waktu normal dan perpanjangan waktu telah terlewati dengan skor tetap bertahan 1 – 1. Adu penalti pun lalu menjadi penentu. Ketika seluruh pemain Jerman sukses mengeksekusi penalti, Inggris dibuat menangis oleh Stuart Pearce yang tendangannya diblok kiper Bodo Illgner serta Chris Waddle yang menempatkan atap Delle Alpi sebagai target.

Episode adu penalti melawan Jerman kembali terjadi pada Piala Eropa tahun 1996 ketika Inggris menjadi tuan rumah. Goal Alan Shearer disamakan Stefan Kuntz dan terus bertahan hingga 120 menit. Semifinal pun harus dituntaskan lewat adu penalti. Namun kali ini bangsa Inggris yakin bahwa mereka tak akan kalah seperti tahun 1990 di Italia. Sebuah keyakinan yang muncul karena pada babak adu penalti atas Spanyol. Akan tetapi, keyakinan di tengah lapangan tidaklah bulat. Gareth Southgate sempat bertanya mengaoa dirinya dipilih menjadi eksekutor. Sampai penendang ke lima, eksekutor Inggris dan Jerman sukses dalam mengeksekusi tendangan 12 pas. Tibalah penendang ke enam Inggris dan dia adalah Southgate. Tendangan bek Inggris ini digagalkan oleh kiper Jerman Andreas Andreas Kopke, sedangkan pemain Jerman Andreas Moeller menutup kemenangan Jerman dengan manis. Kutukan tersebut terus berlanjut hingga Piala Dunia 2006 Jerman kala Inggris bersua dengan Portugal pada babak perempat final. Apakah kutukan ini akan terus menghantui Tim nasional Inggris menghadapi Piala Dunia Brasil 2014? Kita nantikan saja. Jadwal World Cup