Tiket Mahal Robinho untuk Pulang Kampung

robinhosmall2

Tiket Mahal Robinho untuk Pulang Kampung

Jadwal World Cup – Nama Robinho memang jarang terdengar terutama di dua musim terakhir lantaran ia kerap dibekap cidera. Seperti mantan rekan setimnya di AC Milan, Pato, Robinho lebih banyak menjalani progam penyembuhan daripada berlaga bersama Rossoneri. Pantas jika AC Milan berniat untuk menjual pemain ini. Banyak pilihan untuk menggantikannya seperti El Syaarawy membuat pihak klub tidak ragu untuk menjualnya ke klub lain. Tercatat, ada dua klub asal negaranya yang ingin membawanya ke kampong halaman. Dua klub tersebut adalah Santos dan Cruzeiro. Akan tetapi, bukan berarti pihak manajemen melepaskan pemain yang pernah merumput bersama Real Madrid ini dengan mudah. Kabarnya, dua klub tersebut akhirnya mundur ketika pihak AC Milan membandrol Robinho dengan harga yang tidak wajar.

Kubu AC Milan tidak memberitahukan berapa harga yang harus dibayar klub lain seperti Santos untuk memboyong striker tersebut. Akan tetapi, nominal 6 juta euro yang setara dengan Rp 66 milyar ditolak oleh kubu Rossoneri. Dari beberapa sumber, AC Milan mematok harga yang jauh dari angka tersebut. Kabar memberitakan bahwa klub akan rela melepas Robinho jika Santos mampu membayar diatas 9 juta euro atau 99 milyar rupiah. Tentu saja angka ini membuat Santos berpikir ulang untuk merekrut Robinho.

Selain nilai yang diajukan oleh AC Milan yang dianggap terlalu tinggi, Santos juga menemui permasalahan mengenai gaji Robinho yang terlampau mahal. Marisa Alija Ramos, agen Robinho mengatakan dua permasalahan ini yang menghambat kepindahan Robinho dari San Siro. Akan tetapi, bukan tidak mungkin AC Milan akan menurunkan nilai transfer pemain tersebut. Pasalnya, AC Milan sudah memiliki striker yang cukup mumpuni untuk menggantikan Robinho. Selain itu, AC Milan harus menghitung ulang lantaran biaya untuk memboyong pemain anyar juga diperlukan. Sementara itu, tidak ada klub selain Santos yang gencar memburu sang pemain.

AC Milan memulai musim lalu dengan langkah yang terseok-seok. Tak pernah menang di beberapa pertandingan awal membuat geram pelatih dan juga manajemen. Bukan Robinho yang membuat pelatih, manajemen dan suporter AC Milan tersenyam, melainkan El Shaarawy. Untuk itu, isu kepindahan Robinho seperti rekannya dahulu Pato santer terdengar. Sementara itu, Santos yang notabene klub di mana Robinho memulai karirnya sebagai pesepak bola profesional ingin membawa Robinho lagi ke kampung halaman. Setelah kehilangan Neymar yang akhirnya hijrah ke klub elit Barcelona, Santos harus bergegas memburu pemain untuk menambali kekosongan yang ditinggalkan oleh Neymar. Akan tetapi, niatan untuk membawa pulang Robinho belum terkabul. Ada kemungkinan Santos berhenti dari perburuan jika AC Milan kekeh dengan nilai transfer yang mereka tawarkan yang menurut Santos terlalu tinggi tersebut.